Cara Jitu Ternak Lovebird/Burung Cinta Yang Menguntungkan

Belakangan ini burung cinta yang bisanya disebut dengan lovebird oleh kebanyakan orang sedang menjadi primadona di kalangan para breeder atau pecinta burung. Selain dari segi warnanya bulunya yang amat indah, lovebird juga memiliki nilai ekonomis dan daya jual yang cukup tinggi. Maka sudah tidak heran lagi jika banyak orang yang ingin mencoba peruntungan dengan cara ternak lovebird ini. Untuk para newbi atau para pemula khususnya, pastilah anda masih belum sepenuhnya mengetahui tentang Cara Jitu Ternak Lovebird/Burung Cinta Yang Menguntungkanini.

Sebelum memulai tentang bagaimna Cara Jitu Ternak Lovebird/Burung Cinta Yang Menguntungkanini, perlu anda ketahui bahwa burung ini merupakan burung yang berspesies genus agapornis yang memilik arti agape = cinta, sedangkan ornis = burung. Sehingga dari situlah burung yang imut dan mungil ini dipanggil dengan nama trandnya yaitu LoveBird. Terkadang dalam kita memelihara burung lucu ini selalu sepasang jantan dan betina. Dimana jika menurut cerita dan penelitian, burung ini sangat setia dengan pasangannya. Maka sudah tidak heran lagi jika burung ini juga menjadi simbol kesetiaan cinta. Bahkan dalam beberapa kasus jika salah satu dari pasangan Burung LoveBird ini mati maka pasangan yang masih hidup akan menjadi stress berat. Wah keren juga yah nih burung bisa setia 😀 ente semua jangan mau kalah, burung aja bisa setia masa ente semua enggak bisa hehehe 😀

Jika kita telusuri lebih jauh lagi Cara Jitu Ternak Lovebird/Burung Cinta Yang Menguntungkan ini memang lumayan gampang – gampang susah, Seperti halnya ternak hewan lainnya seperti ternak lele atau pun burung kenari. Dalam memulai sebuah usaha memang diperlukan tutorial atau panduan yang tentunya bisa membantu sehingga bisa meningkatkan opportunity atau peluang keberhasilan dan meminimalkan kerugian. Meskipun tidak bisa dipungkiri semua usaha pastinya akan terjadi trial and error pada awalnya. Yang tidak kalah penting, untuk menunjang keberhasilan setiap usaha anda adalah berguru langsung kepada orang yang sudah berhasil di bidangnya. Atau paling tidak meminta pengarahan kepada mereka yang lebih dahulu sudah berkecimpung dalam bidang yang sedang anda ingin terjun didalamnya. Sehingga akan menambah ilmu dan juga wawasan anda nantinya.

Perlu kita ketahui bahwa dalam pemasteran burung lovebird. Tidak semua jenis lovebird bisa dijadikan master, dari pada beberapa burung diantaranya yang dapat dijadikan master yaitu Blackthroat, Kenari dan sanger, karena ketiga burung ini mempunyai suara yang mendekati lovebird, lovebird yang biasanya digunakan sebagai master adalah lovebird yang memiliki trecetan kasar dan panjang-panjang, love bird bisa dimaster sejak usia kurang 1 bulan, meskipun trecetan suara lovebird dalam membawakan lagu lebih banyak di pengaruhi faktor genetic akan tetapi dengan pemasteran ini dapat membuat performa kicauan juga menjadi lebih oke.

Baiklah lagsung saja kita to the point tentang cara ternak Lovebird pada awal dan paling dasar yang perlu kita kuasai. Untuk langkah awalnya yaitu anda harus dapat mengenal dan membedakan terlebih dulu yang mana burung Lovebird berkelamin jantan dan yang mana burung Lovebird berkelamin betina. Jika kita lihat secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Namun jika kita ingin mengetahui secara jelas mana yang jantan dan mana yang betina yaitu dengan cara meraba kedua capit udang yang terletak dibawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, kemungkinan besar adalah jantan. Dan sebaliknya pada burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.

Langkah selanjutnya dalam ternak burung lovebird adalah mempersiapkan idukkan yang akan kita kembang biakkan. Caranya yaitu dengan memilih calon induk yang memiliki umur relatif masih muda, sekitar usia 7 bulan sampai 2,5 tahun, hal ini dikarenakan jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun biasanya burung lovebird sudah tidak terlalu produktif lagi. Agar indukan menjadi lebih produktif  bisa kita tambahkan makanan ekstra seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu birahi burung dan jadilah banyak keturunan he..he.. untuk bisa lebih menguasai dan mengetahui garis keturunan lovebird yang anda budidayakan nantinya, lebih baik anda melakukan budidaya burung lovebird ini secara individual. Sehingga kwalitas dari anakan dapat dijaga.

Kemudian langkah selanjutnya yaitu membuat kandang lovebird yang kiranya bisa diisi dengan  satu pasang love bird. Ukuran kandangnya ± sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm, sedangkan tempat untuk bertelur serta mengeramnya kita siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan kira – kira 2 cm, dengan ukuran panjang x lebar x tinggi ± 15 CM x 20 cm x 25 cm, dan didalamnya dapat kita isi dengan kulit jagung yang sudah di keringkan, bisa juga dengan serbuk kayu atau lainnya. Jika lovebird sudah bertelur biasanya menghasilkan sekitar 4 hingga 6 butir telur, dengan masa eram sekitar 21 hingga 23 hari, setelah menetas love bird jantan dan betina bergantian dalam meloloh atau menyuapi anaknya sampai anak burung dapat makan sendiri.

Dalam beberapa kasus kebanyakan yang terjadi, indukan burung lovebird tidak mau mengasuh anakan nya. Maka langkah yang harus anda lakukan yaitu dengan menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dengan lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat atau kata lainnya biasanya disebut indikator penghangat. Dalam pemberian makan untuk anakan lovebird yang tidak diasuh oleh induknya ini, yang perlu anda siapkan yaitu bubur susu untuk bayi yang di campur dengan air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali sampai mencapai umur 3 s/d 4 minggu. Setelah mencapai usia ini biasanya anakan lovebird mulai melakukan pengenalan makanan seperti buah, sayur atau millet. Dan jika anakan lovebird sudah mampu makan dengan sendirinya, maka indukan dipindahkan ke sangkar yang lain agar dapat melakukan reproduksi kembali. Dan pada umumnya burung lovebird ini dapat mencapai usia sampai 10 hingga 20 tahun. Wah lama juga yahh usianya…

Berikut ini adalah permasalahan – permasalahan yang perlu anda ketahui dalam menernak lovebird diantaranya yaitu :

  • Indukan yang tidak jodoh. Hal ini biasanya disebabkan karena beberapa faktor. Diantaranya yaitu kondisi lingkungan yang tidak mendukung, kedua indukan belum memasuki masa birahi, atau juga kemungkinan juga kedua indukan tersebut memiliki jenis kelamin yang sama.
  • Kondisi telur yang tidak bisa menetas. Hal ini kemungkinan terjadi dikarenakan adanya infeksi bakteri atau juga kekurangan dalam nutrisi. Dan hal ini biasanya terjadi pada telur yang keluarnya belakangan atau terakhir.

Demikianlah artikel yang kami buat mengenai Cara Jitu Ternak Lovebird/Burung Cinta Yang Menguntungkan. Sekian info dari kami semoga dapat bermanfaat untuk anda semua kemudian utnuk kedapannya semoga anda bisa berhasil dalam menernak burung lovebird tersebut, apabila ada kesalahan saya mohon maaf, atas perhatian dan partisipasinya dalam mengunjungi web kami, kami ucapkan terima kasih.

Related Post: